Kamis, 30 Desember 2021

Mencari informasi emang bisa dari mana saja, mulai dari nanya ke teman, search di Google, hingga chat langsung ke aplikasi, website, ataupun sosial media terkait. Sayangnya enggak semua informasi bisa kita dapatkan secara cepat dan benar.



Ngomongin tentang hal tersebut, ada yang baru dari FWD Insurance, yaitu fitur chatbot. Fitur chatbot ini bisa dinikmati di website.co.id. PT FWD Insurance Indonesia, perusahaan asuransi berbasis digital terkemuka di Indonesia, dengan bangga memperkenalkan Fi, chatbot terbaru dari FWD Insurance sebagai komitmen untuk memberikan pengalaman asuransi yang berbeda kepada nasabah.


Fi siap membantu nasabah mendapatkan layanan yang lebih sederhana, cepat, dan dapat diakses 24/7. Nasabah dapat mengirimkan chat ke Fi melalui fwd.co.id secara real time untuk mencari informasi seputar asuransi dengan mudah dan cepat. Saat ini, Fi dapat membantu nasabah dalam hal berikut:


  • Menjawab pertanyaan tentang informasi produk dan mendapatkan brosur produk
  • Menginformasikan prosedur untuk melakukan transaksi perubahan polis dan klaim
  • Membantu menemukan lokasi rumah sakit/klinik rekanan dan kantor pemasaran FWD Insurance terdekat


Fitur chatbot ini sangat membantu kita saat butuh info terkait FWD. Cukup dengan menggunakan fitur chatbot, kita jadi tahu informasi dengan benar dan cepat. Enaknya lagi disini kita bisa mengakses fitur 24 jam nonstop. 



Tampilannya juga menarik dan tidak terkesan kaku dengan visual yang menarik. Inovasi dan tampilannya membuat kita enggak merasa sungkan untuk menggunakan fitur chatbot karena user friendly.


Direktur Utama FWD Insurance, Anantharaman Sridharan mengatakan, “Fi adalah inovasi terbaru kami untuk membuat proses asuransi yang sederhana, tidak rumit dan mudah dipahami. Fi adalah bentuk komitmen FWD Insurance dalam mewujudkan visi mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi, dengan memastikan bahwa kami dapat memenuhi kebutuhan nasabah. Didukung oleh teknologi digital terdepan, FWD Insurance berupaya untuk membuat asuransi lebih mudah dipahami, mudah dibeli dan mudah diklaim.”


Jadi itu first impression aku pas mengunjungi website FWD dan melihat fitur chatbot. Buat teman-teman yang memerlukan informasi terkait asuransi FWD, langsung cobain fiturnya ya! Atau bisa kunjungi instagram officialnya FWD Insurance disini





Kamis, 25 November 2021

Lama gak ke Taman Ismail Marzuki (TIM), pangling banget pas beberapa hari yang lalu ke TIM lagi. Sebelum pandemi, biasanya teman-teman komunitas secara rutin berlatih teater disini. Setelah itu dilanjutkan dengan kulineran di depan TIM sampai malam. Di depan TIM memang banyak lapak kaki lima dengan jajanan-jajanan enak dengan harga terjangkau.


TIM merupakan salah satu pusat kesenian terbesar dan tertua di Jakarta bahkan di Indonesia. Tak terhitung banyaknya karya besar dan seniman ternama yang lahir disana, begitu pula dengan komunitas unggul yang bernafaskan kesenian.



Sejak berdiri, TIM memberikan ruang bagi seniman untuk menyalurkan kreatifitasnya, sehingga menghasilkan karya fenomenal dan berkualitas. Nama TIM sendiri dibuat sebagai penghargaan untuk seorang komponis pejuang Indonesia, Ismail Marzuki karena jasanya bagi khazanah musik Indonesia.


Selain diabadikan sebagai nama pusat kesenian yang terletak di Jalan Cikini Raya 73 ini, Ismail Marzuki juga dianugerahi gelar pahlawan nasional yang secara resmi di umumkan pada tanggal 10 November 2004.

Beberapa hari yang lalu, aku dan beberapa rekan blogger berkesempatan untuk kembali ke TIM dan melihat wajah baru TIM yang sedang direnovasi dan direvitalisasi. Saat kami berkunjung, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) selaku pengelola TIM mengenalkan TIM sebagai The New Creative Hub & Art Center dan The New Urban Tourism Destination. Kali ini kami diajak mengelilingi TIM dan melihat secara langsung progres renovasi disini.


Teater Besar dan Teater Kecil

Saat pertama tiba, kami langsung diajak masuk ke ruang Teater Besar dan Teater Kecil. Dari semua tempat yang kami kunjungi, teater ini terlihat tidak ada perubahan, ini karena bangunannya yang masih baru dan dalam kondisi baik.


Teater Besar memiliki daya tampung sekitar 1.200 orang dengan luas panggung 14m x 16m x 9m.  Teater besar ditujukan untuk pertunjukan profesional skala besar yang memang membutuhkan ruang ekspresi yang lebih besar. Biaya retribusi gedung yaitu 30juta yang dikenakan untuk sehari pemakaian.



Sedangkan Teater Kecil memiliki daya tampung lebih sedikit sekitar 250 orang dengan luas panggung 10m x 5m x 6m. Teater kecil ditujukan untuk pertunjukan seni eksperimental atau karya seniman muda seperti musik indie, konser musik kamar, uji coba konsep pertunjukan mahasiswa, karya seni komunitas kampus atau sanggar, pertunjukan tahunan sekolah tari atau kursus seni pertunjukan lainnya seperti seni peran dll, yang belum memungkinkan dipentaskan di gedung berkapasitas lebih besar.


Untuk biaya retribusi gedung teater kecil terbilang sangat terjangkau, yaitu hanya 3juta untuk sehari pemakaian. Untuk melakukan pentas di teater TIM, seniman bisa mengajukan proposal yang nantinya akan dikurasi untuk menentukan boleh atau tidaknya melakukan pentas di teater TIM.


Masjid Amir Hamzah

Setelah mengunjungi Teater Besar dan Teater Kecil, kami berpindah ke masjid Amir Hamzah yang sudah direvitalisasi. Revitalisasi untuk wajah baru TIM dibagi menjadi 3 fase. Fase pertama, yaitu pembangunan Masjid Amir Hamzah yang sekarang sudah selesai dan sudah bisa digunakan oleh pengunjung TIM.

Masjid yang namanya terinspirasi dari sastrawan Indonesia ini dibangun kembali dengan konsep futuristik, clean dan modern. Masjid ini memiliki daya tampung sebanyak 250 jemaah dengan luas masjid beserta plaza salat mencapai 800 meter persegi.


Memasuki fase kedua, pembangunan dilanjutkan dengan perbaikan Planetarium dan Pusat Latihan Seni, pembangunan Gedung Bhakti Budaya (GBB), Gedung Annex, dan Teater Halaman.



Gedung Panjang

Setelah ke Masjid Amir Hamzah, kami pindah ke Gedung Panjang. Gedung Panjang punya daya tarik tersendiri karena dibangun membentuk seperti Kapal Phinisi. Desain Gedung Panjang diketahui merupakan bentuk penggambaran not balok lagu ciptaan Ismail Marzuki yang berjudul "Rayuan Pulau Kelapa" pada fasadnya.


Bangunan yang terlihat memanjang di lahan yang dulu jadi pusat kuliner TIM ini terdiri dari 14 lantai yang memiliki berbagai fasilitas.


Lantai 1-3 akan digunakan sebagai ruang publik mulai dari ritel galeri seni hingga co-working space.
Lantai 4-7 merupakan Perpustakaan Daerah dan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin.
Lantai 8-12 merupakan wisma seni yang akan digunakan untuk penginapan seniman-seniman yang nanti mungkin ada yang dari luar mau pentas di TIM. Di lantai 8 bahkan disediakan fasilitas lobby yang luas dan kolam renang loh.
Lantai 13-14 merupakan Kantor Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) serta Ruang Diskusi Komite Seni.



Hingga kini Gedung Panjang TIM masih dalam proses revitalisasi. Menurut info dari PT Jakpro selaku pengelola TIM, renovasi dan revitalisasi direncanakan akan selesai pada Februari 2022.


Taman Rumput Lapangan Parkir TIM

Setelah mengelilingi Gedung Panjang, kami menghabiskan sore hari di taman rumput yang berada di atas parkiran TIM.

Duduk disini sama teman-teman bakal seru sih, apalagi di sore hari. Yang penting pastikan untuk tetap menjaga kebersihan taman ya teman-teman supaya taman TIM tetap cantik dan nyaman.

Taman Ismail Marzuki juga menerima kunjungan dari umum. Kunjungan bisa dilakukan setiap Kamis Pukul 15.00-17.00. Sebelum melakukan kunjungan, pastikan registrasi dulu yaa. Untuk info lengkap terkait kunjungan bisa lihat di Instagram Official @wajahbaru_tim 



Wajah baru TIM memang sengaja digagas sebagai pusat wisata edukasi kesenian dan kebudayaan terbaik. Salah satunya pada bangunan Gedung Panjang. Dengan berbagai keunggulan dan mengusung konsep mixed-use building, TIM akan menjadi Urban Art Center dan Creative Hub di Kota Jakarta dan Indonesia.


Menurutku revitalisasi bangunan TIM saat ini merupakan inisiatif yang baik karena usia bangunan yang sudah tua. Mudah-mudahan dengan revitalisasi ini, para seniman semakin terfasilitasi dan bisa menjadikan TIM sebagai rumah untuk berkarya dan berekspresi.

Rabu, 03 November 2021

Saat traveling aku sering kepikiran gimana kalo terjadi hal-hal buruk saat traveling, terutama hobiku mendaki gunung yang lebih rentan terjadi sesuatu yang enggak aku inginkan seperti sakit atau mengalami kecelakaan di gunung. 


Ditambah lagi belakangan ini lagi banyak berita tentang kecelakaan-kecelakaan pendaki saat di gunung. Dari situ aku sadar banget tentang selain pentingnya memiliki ilmu dasar mountaineering, juga pentingnya memiliki asuransi yang akan melindungi finansial kita di saat hal-hal buruk tersebut terjadi. 


Ada 2 jenis asuransi yang bisa kita pilih yaitu Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa. Kedua asuransi ini sama-sama penting karena sama-sama melindungi dengan caranya yang berbeda. Asuransi jiwa bertujuan untuk melindungi ahli waris jika pemiliki polis meninggal dunia, sehingga keluarga akan mendapatkan warisan untuk menjalani hidup mereka.


Berbeda dengan asuransi jiwa, asuransi kesehatan digunakan untuk menanggung pemilik polis saat pemilik polis mengalami masalah kesehatan di masa hidup. 



FWD Treasury Armor Link

Ngomongin tentang asuransi, PT FWD Insurance Indonesia (“FWD Insurance”), asuransi jiwa berbasis digital terkemuka di Indonesia, menghadirkan produk perlindungan jiwa terbaru, FWD Treasury Armor Link, dimana  produk ini dipasarkan melalui jalur distribusi bancassurance dengan PT. Bank Commonwealth (“Bank  Commonwealth”).


Produk ini bertujuan untuk memberikan perlindungan seumur hidup dan menjadikannya cara untuk membantu meningkatkan kesejahteraan finansial melalui investasi demi memenuhi tujuan jangka panjang keluarga Indonesia.


FWD Treasury Armor Link adalah produk asuransi jiwa unit-link yang dapat dibeli melalui kantor  cabang  Bank  Commonwealth di seluruh Indonesia. Produk ini memberikan perlindungan diri jangka panjang yang dapat diwariskan ke keluarga kamu secara penuh jika meninggal dunia, dan disaat yang sama membangun kesejahteraan finansial melalui hasil  investasi dari premi yang  diinvestasikan.


Kita juga bisa mendapatkan Manfaat Bonus Loyalitas (Loyalty Bonus Benefits) dan Manfaat Bonus Investasi (Investment Bonus Benefits) yang membantu kamu mencapai tujuan investasi.



Keunggulan FWD Treasury Armor Link

Ada beberapa keunggulan dari FWD Treasury Armor Link yaitu :


●  Komprehensif

  • Masa Asuransi hingga usia 100 tahun.
  • Tersedia berbagai pilihan jenis investasi dengan hasil optimal.
  • Terdapat  berbagai  pilihan  asuransi  tambahan  yang  bisa  melengkapi perlindungan kita

 

●  Kompetitif

  • Alokasi investasi sejak tahun pertama
  • Kesempatan untuk mendapatkan manfaat Bonus Loyalitas pada tahun ke-5 dan  ke-10, untuk menjaga keuangan kita agar tetap aman dan sesuai rencana.
  • Kesempatan  mendapatkan manfaat Bonus Investasi pada ulang tahun Polis dimulai dari akhir tahun Polis ke-3.

 

●  Fleksibel

  • Bebas melakukan penarikan atau penambahan dana setiap saat.
  • Bebas biaya Pengalihan Dana Investasi untuk transaksi online.
  • Nikmati fasilitas e-Services dalam satu genggaman.



Pada peluncuran Produk FWD Treasury Armor Link beberapa waktu lalu, Direktur,  Chief  of  Operations,  Product  Proposition  &  Syariah  Ade Bungsu mengatakan, “Pandemi ini telah membuat kami sadar bahwa hidup tidak dapat diprediksi. Situasi  ini  membuat kita berpikir kembali tentang  manfaat  perlindungan dari sebuah produk asuransi dan bagaimana hal ini dapat menganggu kestabilan kondisi finansial;


seperti yang kita ketahui bahwa keluarga merupakan prioritas utama bagi masyarakat  Indonesia. Oleh  karena  itu,  kami  memperkenalkan  FWD  Treasury  Armor  Link  agar masyarakat dapat menjalani hidup dengan tenang dan berkualitas tanpa perlu khawatir karena telah memperoleh manfaat terbaik dari sebuah proteksi seiring berjalannya waktu.”


Sementara Chief of Retail & SME Business Bank Commonwealth Ivan Jaya mengatakan, “Kami menyadari  pentingnya  peranan  kami  di  masa  yang  penuh  tantangan  ini, untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat. Sebagai bentuk komitmen kami untuk terus memenuhi kebutuhan nasabah, kami yakin dapat memberikan manfaat yang optimal serta meningkatkan kesejahteraan finansial para nasabah melalui kerja sama dengan FWD Insurance dalam produk FWD Treasury Armor Link.”


Untuk info lebih lanjut tentang FWD Treasury Armor Link, silakan kunjungi website FWD Insurance di fwd.co.id ya!






Rabu, 20 Oktober 2021

Kalo ngomongin tentang penyakit cukup bikin degdegan tapi penting banget buat dicari tau lebih jauh supaya kita bisa mengantisipasinya, mengingat bahwa siapapun bisa terkena penyakit, entah itu penyakit ringan seperti batuk pilek atau penyakit berat seperti kanker. 


Bicara tentang kanker, apa sih yang ada di bayanganmu ketika mendengar kanker? Kemoterapi, tumor, rambut rontok, atau biaya pengobatannya? Aku sendiri gak sanggup bayangin jika aku ataupun keluarga besar ada yang terkena kanker, karena pasti akan berat untuk dilalui. 


Bukan maksud menakut-nakuti, tapi memang semengerikan itu. Data menunjukkan bahwa kematian akibat kanker bahkan kian bertambah di banyak negara.



Supaya kita bisa aware, yuk kenali dulu bahaya penyakit kanker! Apa sih itu kanker? Ketika sel abnormal berkembang dengan cepat melebihi batasnya, sel ini menyerang bagian tubuh yang berdekatan dan menyebar ke organ lainnya atau disebut metastasis.


Nah, metastasis adalah penyebab utama kematian akibat kanker. Data dari WHO menyatakan, kanker adalah penyebab kematian no. 1 dan 2 di 112 negara loh! Sebanyak itukah penyakit kanker di dunia? Iya, sebanyak itu! Pada tahun 2020 sendiri, hampir 10 juta kematian terjadi akibat kanker. 


Dalam satu tahun, tercatat banyak kasus baru, seperti kanker payudara (2,26 juta), paru-paru (2,21 juta), kolon (1,93 juta), prostat (1,41 juta), kulit non-melanoma (1,2 juta), dan perut (1,09 juta).


Lalu, kanker apa yang jadi penyebab umum kematian? Jumlah kematian pada tahun 2020 tercatat disebabkan oleh kanker paru-paru (1,8 juta), kolon (935.000), liver (830.000), perut (769.000), dan payudara (685.000).


Ada gak bedanya kanker yang umum pada perempuan dan laki-laki? Pada tahun 2020, jumlah kasus baru yang umum ditemukan pada perempuan di Indonesia adalah kanker payudara (65.858), serviks (36.633), paru-paru (34.783), kolon (34.189), liver (21.392), dan kanker lainnya (204.059).


Pada laki-laki, kanker yang banyak tercatat adalah kanker paru-paru (25.943), kolon (21.764), liver (16.412), nasofaring (15.427), prostat (13.563), dan kanker lainnya (90.259).


Bisa gak penyakit kanker dicegah? Risiko kanker sendiri bisa dikurangi dengan tidak merokok, memiliki berat badan yang sehat, konsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, menghindari alkohol, mendapatkan vaksinasi untuk melawan HPV dan hepatitis B, dan menjauhi radiasi ultraviolet.


Ada gak cara mengantisipasi beban penyakit kanker? Kematian akibat kanker sendiri bisa berkurang risikonya, jika terdeteksi dan dirawat sedini mungkin.


Kalau terdiagnosis kanker, kamu gak perlu musingin biaya perawatan, karena dengan FWD Cancer Protection dari FWD Insurance, 100% Uang Pertanggungan langsung diberikan di tahap awal sejak terdiagnonis kanker sehingga kamu bisa fokus pada kesembuhanmu saja. Klaimnya pun mudah dan cepat, selama dokumen lengkap.


Asuransi kanker mahal? Eits, premi FWD Cancer Protection mulai dari Rp10 ribu/bulan loh! Belinya pun mudah secara online dan dengan tiga pertanyaan kesehatan saja. Mudah beneran kan? Yuk, kenalan lebih lanjut dengan FWD Cancer Protection di https://www.ifwd.co.id/asuransi-kanker/cancer-protection.








Jogja, Solo, dan Semarang tentunya bukan kota yang asing didengar. Terlebih untuk teman-teman travel enthusiast yang sudah terbiasa bepergian keluar kota.


Aku pun sebelumnya sudah pernah mengunjungi kota-kota tersebut dengan berbagai kepentingan, mulai dari liburan di kotanya, mendaki gunung di sekitarnya, atau urusan pekerjaan.


Tapi ini pertama kalinya aku mengunjungi ketiga kota tersebut dalam sekali perjalanan melalui Transmate Journey, dan rasanya menarik untuk aku ceritakan di blog ini. Dari perjalanan ini aku baru tahu kalo Jogja, Solo, Semar (JOGLOSEMAR) merupakan wilayah segitiga emas yang berada di Jawa Tengah. 


Kawasan ini menjadi pusat perkembangan ekonomi di Jawa Tengah baik dari sektor wisata hingga industri, dan memiliki mobilitas warga antar daerah yang tinggi. Seperti banyak warga Solo yang bekerja di Jogja, dan begitu sebaliknya.


Karena inilah pemerintah memberikan perhatian khusus dengan membangun konektivitas sebagai dasar perekonomian yang kokoh.




Perjalanan Menuju JOGLOSEMAR

Aku dan Bowo, rekan Transmate Journey JOGLOSEMAR memulai perjalanan dari Jakarta ke Semarang menggunakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek.


Ngomongin tentang KA Argo Bromo Anggrek, PT KAI meningkatkan pelayanan dengan mempercepat waktu tempuh KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasarturi PP menjadi hanya 8 jam 30 menit per 1 Juni 2021 setelah sebelumnya waktu tempuh KA ini adalah 8 jam 44 menit.


Sedangkan untuk rute Gambir - Semarang Tawang menempuh waktu hanya 4 jam 55 menit. Dengan durasi perjalanan yang lebih cepat, waktu kami menjadi lebih efisien dan tetap nyaman dengan penerapan protokol kesehatan di kereta api.


Di kereta juga kami menuju gerbong restorasi untuk makan siang. Sebelumnya aku ga mau berekspektasi lebih terhadap makanan di kereta, tapi pas beli ternyata makanannya enak-enak. Oiya, di gerbong restorasi ini juga kita bisa menyaksikan demo masak chef loh.



Mengenang Sejarah di Semarang

Di hari pertama Transmate Journey, tempat pertama yang kami kunjungi di Semarang yaitu Lawang Sewu. Kami menuju ke Lawang Sewu menggunakan transportasi umum Trans Semarang. Ongkos perjalanan naik Trans Semarang hanya 3,500. Enggak jauh beda seperti Trans Jakarta.


Lawang Sewu adalah gedung bersejarah milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang awalnya digunakan sebagai Kantor Pusat perusahaan kereta api swasta Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM)


Lawang Sewu didirikan pada tahun 1904. Masyarakat menyebut tempat ini dengan nama Lawang Sewu karena memiliki pintu yang sangat banyak. Walaupun sudah lama berdiri dan terlihat tua, bangunan di Lawang Sewu ini masih kokoh dan terawat.


Selain menikmati eksotisme bangunan Lawang Sewu yang bergaya eropa, kita juga bisa napak tilas perjalanan Kereta Api di Indonesia di masa Belanda. Di salah satu sisi gedung, kita bisa mengitari ruangan yang berisi informasi tentang perkeretaapian di jaman dulu.


Setelah cukup puas di Lawang Sewu, kami menuju ke destinasi selanjutnya yaitu Dusun Semilir Ecopark. Disini pun kami melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi umum kembali, yaitu Trans Jateng ke arah Bawen dengan ongkos hanya 4.000


Dusun Semilir Eco Park adalah bangunan dengan arsitektur unik yang menyerupai stupa Candi Borobudur. Selain itu, disini juga ada banyak wahana keluarga yang bisa dilakukan.



Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Di hari kedua Transmate Journey, kami menuju pelabuhan di pagi hari dan melihat secara langsung Mercusuar Willem III yang menjadi saksi bisu pertumbuhan Semarang dari waktu ke waktu.


Mercusuar Willem III dibangun pada tahun 1884 oleh pemerintah kolonial Belanda dalam rangka menjadikan Semarang sebagai kota pelabuhan dan dagang. Apalagi dulu Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi sarana ekspor gula ke luar negeri.


Setelah ke mercusuar, kami bergeser untuk melihat bongkar muat barang. Di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kami berkesempatan melihat bongkar muat bungkil dan batubara.




Perjalanan Menuju Solo

Setelah selesai dari Semarang, aku dan Bowo langsung menuju Solo. Di Solo kami langsung menuju Museum Batik Danar Hadi.


Museum Batik Danar Hadi didirikan sejak tahun 1967. Tempat ini menyuguhkan koleksi batik kualitas terbaik dari berbagai daerah seperti batik asli keraton, batik China, batik Jawa Hokokai (batik yang terpengaruh oleh kebudayaan Jepang), batik pesisir (Kudus, Lasem dan Pekalongan), batik Sumatera dan berbagai jenis batik lainnya.


Museum ini memiliki koleksi kain batik mencapai 10.000 helai (yang dipertunjukkan di museum sebanyak 1.000 helai) dan sudah diakui MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai museum dengan koleksi batik terbanyak. Pengunjung dapat melihat proses pembuatan batik bahkan bisa mengikuti workshop pembuatan batik secara langsung.


Menurutku tempat ini harus banget teman-teman datangi saat ke Solo, karena kita bakal dapat ilmu yang bagus banget seputar dunia perbatikan. Museum Batik Danar Hadi sangat mudah dijangkau dan dilalui oleh Transportasi Umum seperti Batik Solo Trans.


Batik Solo Trans adalah angkutan cepat bus / BRT yang beroperasi di kota solo dan menjadi moda transportasi publik masyarakat Solo.



Menikmati Sarapan di Pasar Gedhe & Mengunjungi Museum Keraton Kasunan Surakarta

Solo merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang masih kental akan budaya dan adat kebiasaan jawa. Disini banyak yang bisa kita eksplor  mulai dari wisata budaya hingga kuliner. 


Aktifitas pagi kami dimulai dengan sarapan di Pasar Gedhe Harjonagoro Solo. Sekalian melihat secara lebih dekat transaksi sehari-hari dan bagaimana perputaran uang bisa terjadi di pasar  Solo.


Setelah itu kita bisa melanjutkan destinasi menggunakan BST. Transportasi umum di Surakarta juga mudah dijangkau karena Batik Solo Trans (BST) akan melewati berbagai tempat wisata yang ada di Solo. 


Sama seperti Museum Batik Danar Hadi, Museum Keraton Kasunan Surakarta juga berada tidak jauh dari halte pemberhentian BST. Batik Solo Trans menunjukkan jika transportasi di sini sudah sangat maju. 


Kita lihat suasana di dalam Museum Keraton yuk!. Museum Keraton Kasunan Surakarta berada di dalam Kawasan Keraton Kasunanan Surakarta. Ini adalah museum khusus yang mengoleksi benda-benda budaya peninggalan Keraton di jaman dulu. 


Setelah mengelilingi museum, kami beranjak menuju Terminal Tirtonadi dan Stasiun Solo Balapan untuk melihat secara langsung bagaimana terminal dan stasiun sudah terintegrasi.


Setelah itu kami berpindah ke Jogja menggunakan Commuter Line (KRL) rute Solo - Jogja. Ongkos perjalanan sebanyak Rp. 8.000 dengan lama perjalanan 68 menit.


Hari Terakhir JOGLOSEMAR 

Di hari terakhir JOGLOSEMAR, hari kami dimulai dengan menuju DAMRI yang berada di Malioboro. Aku dan Bowo berencana akan ke Candi Borobudur yang berada di Magelang dengab menggunakan DAMRI.


Ongkos DAMRI cujup terjangkau karena harganya hanya 25.000.

















Senin, 20 September 2021

Yang selalu degdegan terhadap kesehatan di masa sekarang, mungkin tulisan aku kali ini bisa bermanfaat. Jadi semenjak pandemi, kekhawatiran aku kalo sakit itu meningkat. Bukan hanya mikirin siapa yang akan nemenin aku saat sakit di rantauan, tetapi juga berapa banyak biaya yang harus aku keluarkan jika kondisi terburuk tersebut terjadi. 
 
Dulu saat sebelum pandemi saja penyakit bisa datang dari mana saja, ditambah lagi masa pandemi ini penyakit semakin mudah menyerang orang-orang yang memiliki imun lemah. Menjaga kesehatan di masa pandemi sudah menjadi suatu yang harus diperhatikan. Mulai dari menjaga tubuh tetap fit dan sehat, memilih makanan yang berkualitas, dan rutin mengkonsumsi vitamin. Selain itu ga lupa juga untuk memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa supaya bisa menjadi pondasi jika suatu saat hal buruk terjadi. 
 
 

 
Ngomongin tentang asuransi, FWD menghadirkan FWD Hospital Care Protection yang memberikan cakupan perlindungan menyeluruh untuk pelayanan medis rawat inap dan rawat jalan serta serangkaian fasilitas rehabilitasi termasuk perawatan ekstra. Kita bisa memilih beragam pilihan layanan berdasarkan wilayah geografis dan manfaat yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tingkat resiko kesehatan mereka.    
  
FWD Hospital Care Protection merupakan salah satu produk perlindungan kesehatan yang menjadi bagian Kampanye #ProteksiON. Produk ini hadir seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap asuransi kesehatan yang terjangkau dengan manfaat optimal.  
 
Selain manfaat rawat inap dan rawat jalan biasa, produk ini juga dilengkapi dengan manfaat atas biaya rawat jalan untuk penyakit infeksi dan juga manfaat rehabilitasi, konsultasi ahli gizi dan pemantauan kanker selama masa pemulihan nasabah. 
 
Selain itu, produk ini juga memberikan manfaat tambahan lain yakni limit booster, no claim bonus dan santunan pemakaman. Untuk memberikan kemudahan bagi nasabah, produk ini juga didukung jangkauan perlindungan di seluruh dunia serta pengajuan klaim melalui aplikasi FWD MAX. Ini sangat cocok untuk uang suka traveling atau memiliki kepentingan di luar negeri. 
  
 

 

Manfaat FWD Hospital Care Protection  

Di saat sakit dan harus dilakukan tindakan, FWD bisa menjaga keuangan kita tetap sehat karena FWD akan mengcover biaya rumah sakit yang semakin hari semakin mahal. 
 
Laporan Global Medical Trends Survey 2021 yang dirilis Willis Towers Watson menunjukkan biaya kesehatan di Indonesia mengalami tren kenaikan hingga 12%, lebih tinggi dibandingkan Singapura (8,17%), Filipina (8,82%) dan Thailand (8%) untuk periode yang sama. 
 
Kenaikan biaya kesehatan ini mencerminkan tantangan beban finansial yang besar di masa depan terutama dipicu dari meningkatnya jumlah penderita penyakit kritis yang tidak menular seperti kanker, kardiovaskuler, dan lainnya.   
 
 

 
Direktur Utama FWD Insurance Anantharaman Sridharan menjelaskan, “Produk ini dapat membantu nasabah kami untuk fokus kepada proses pemulihan kesehatan mereka, tanpa harus khawatir akan biaya yang timbul. Kami berharap dapat mendorong lebih banyak orang untuk memproteksi dirinya dengan rencana perlindungan yang tepat sehingga mereka dapat memastikan kestabilan kondisi finansial mereka di tengah tingginya biaya kesehatan untuk kualitas hidup yang lebih baik”.  

Berikut adalah 5 manfaat utama FWD Hospital Care Protection:

1. Kebebasan Memilih Kelas Perawatan Kesehatan  
  • Tersedia dalam 5 plan dengan 2 jenis pilihan Basic & Optimal disetiap plan.  
  • Terdapat Limit Booster sehingga total manfaat dapat mencapai Rp75 Miliar.
  • Mengutamakan Kenyamanan Selama Masa Perawatan 
2. Mengutamakan Kenyamanam Selama Masa Perawatan
  • Penggantian biaya perawatan di Rumah Sakit.  
  • Menjaga privasi dengan standar kamar 1 tempat tidur dengan kamar mandi dalam. 
  • Kemudahan dengan fasilitas cashless. 
3. Dapat Digunakan Di Mana Saja Di Seluruh Dunia  
  • Tetap akan terlindungi meskipun di luar wilayah pertanggungan.  
  • Penggantian biaya hingga 100% untuk Kondisi Gawat Darurat di manapun.   
  • Bisa memilih untuk melakukan perawatan medis di luar wilayah pertanggungan. 
4. Mendukung Di Masa Pemulihan  
  • Menunjang dalam masa pemulihan dari kondisi stroke, serangan Jantung, kanker, kecelakaan berat & menderita luka bakar.  
  • Menyediakan manfaat pemantauan kanker setelah dinyatakan remisi/sembuh. 
5. Manfaat Disesuaikan Dengan Iklim Indonesia  
Penggantian biaya rawat jalan (tanpa rawat inap) untuk penyakit infeksi yang sering terjadi di Indonesia, antara lain: DBD, Malaria, Tipus (typhoid), Campak, Difteri, dan Cacar Air. 
 
Untuk informasi lebih jauh, silahkan kunjungi fwd.co.id 











Kamis, 16 September 2021

Usia 20an merupakan fase hidup yang penuh dengan perubahan termasuk mulai merasakan dunia profesional. Salah satu perubahan yang signifikan adalah pendapatan yang mungkin sebelumnya berasal dari orang tua, kini di usia 20an kita sudah bisa miliki pendapatan sendiri.


Kalo sebelumnya kita terbiasa sedikit-sedikit minta uang ke orangtua, sekarang banyak pertimbangan untuk minta uang. Daripada di cap sebagai anak yang tukang ngabisin uang keluarga, mending mencari pendapatan sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup.


Memiliki pendapatan sendiri tentunya menjadi tantangan karena kini kita harus mulai memahami dan membuat perencanaan keuangan yang baik. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan dan target juga pasti akan semakin kompleks termasuk juga kalau kita memutuskan untuk mandiri yang berarti semua kebutuhan harus ditanggung sendiri.


Untuk membantu kamu, berikut ini merupakan financial checklist yang sebaiknya kamu siapkan jika ingin mencapai kestabilan ekonomi atau bahkan mecapai kebebasan finansial di usia 20-tahunan versi FWD Insurance:


1. Memiliki Keuangan yang Sehat

Biasakan diri untuk memiliki keuangan yang sehat. Kamu dapat merealisasikannya dengan melakukan hal-hal seperti budgeting bulanan, mengelola cash-flow agar tidak defisit, konsisten menabung, dan menghindari utang konsumtif. Hal yang paling penting juga, kamu harus memahami antara memenuhi kebutuhan dan membatasi keinginan, tapi bukan berarti kamu tidak bisa memberi self-reward sesekali, lho!

Biasanya aku memiliki self rewards untuk mendaki ke gunung yang aku inginkan atau explore dan camping di tempat wisata yang udah masuk wishlist. Untuk mendapatkan self rewards ini, aku memiliki target yang haru dicapai terlebih dahulu. 


2. Membayar Tagihan Sendiri

Bagi kamu yang tinggal sendiri, jangan lupa untuk membayar seluruh tagihan rumah tanggamu tepat waktu. Disiplin juga menjadi bagian dari perencanaan keuangan yang baik. Sedangkan bagi kamu yang tinggal di rumah orang tua, mari coba membantu mereka dengan membayar sebagian tagihan di rumah. Dengan begitu, kamu akan terbiasa bertanggung jawab atas kebutuhan hidupmu.


Oiya, Jangan lupa untuk membuat penanggalan atas jatuh tempo dari setiap tagihan (jika ada beberapa tagihan yang memiliki jangka waktu hari yang berbeda, yang berpotensi terlupakan )



3. Menyiapkan Sendiri Biaya Liburan

Kamu bisa coba menabung untuk dana liburan sendiri dan memisahkannya dengan uang tabungan untuk biaya sehari-hari, agar nilai yang ditabungkan tidak menjadi kebutuhan yang bercampur antara biaya Kebutuhan Utama dan biaya keinginan Utama (Rencana Liburan). Selain dapat melatih diri jadi lebih mandiri, kamu juga pasti makin bangga sama diri sendiri!


4. Mulai Menabung Dana Darurat

Hmm, sudah sering mendengar Kata Dana Darurat, dan untuk Apakah Fungsinya? Dana Darurat adalah sejumlah Dana yang berada dalam posisi siap pakai atau mudah untuk segera didapatkan, Ketika ada sebuah kebutuhan mendesak yang harus terpenuhi, yang umumnya/fokusnya lebih kearah penanganan Resiko Hidup (dana sakit, dana biaya penanganan resiko kecelakaan,dll) atau Resiko Profesi (tidak bekerja,di PHK, kehilangan pendapatan utama).


Yuk, mulai set target menabung untuk dana darurat. Buatlah target sesuai dengan besarnya pendapatan yang kamu miliki, ada beberapa pilihan yang bisa kamu ambil, diantaranya kamu bisa menyisihkan mulai dari 3 kali, 6 kali bahkan sampai 9x pengeluaran bulananmu untuk disiapkan sebagai dana darurat. Supaya kedepannya kamu tidak perlu khawatir jika ada kebutuhan yang sifatnya mendadak yang membuat kamu harus mengambil uang tabungan yang sudah disisihkan.


5. Mempunyai Asuransi Kesehatan

Punya asuransi kesehatan saat ini merupakan hal yang wajib tertutama dengan kondisi tak menentu seperti pandemi saat ini. Proteksi diri melalui asuransi ini berguna untuk memproteksi diri dari risiko finansial. Dengan memiliki asuransi, pos-pos keuangan yang sudah ada tidak akan terganggu.


Jika sama sekali tidak memiliki asuransi, produk pertama yang harus kamu miliki adalah asuransi kesehatan. Salah satu produk asuransi kesehatan FWD Insurance adalah Asuransi Bebas Handal yang mudah dibeli secara online, di ifwd.co.id


Asuransi ini menawarkan manfaat rawat inap termasuk biaya kamar, biaya dokter, obat-obatan, perawatan setelah rawat inap dan biaya tindakan bedah, dengan pilihan kontribusi mulai dari Rp75 ribu dan pilihan manfaat tahunan hingga Rp100 juta.


Produk asuransi kesehatan berbasis syariah ini juga memberikan tambahan Manfaat Khusus untuk Isolasi Mandiri karena Infeksi COVID-19 (Manfaat Khusus), kepada Tertanggung polis asuransi individu yang saat ini sudah aktif (existing) maupun polis asuransi individu baru yang terbit selama periode 1 - 31 Juli 2021.


6. Meningkatkan Karier

Oiya, Generasi Usia 20an, yang dikenal dengan Gen-Y atau Millenial, memiliki minat untuk berani mencoba banyak hal, yang tujuan utamanya adalah Karier dan Pendapatan, nah Keduannya ini haruslah dipengaruhi dengan peningkatan kompetensi, mau dari sisi Pengetahuan Bisnis, atau pengetahuan yang mendukung Keahlian penunjang kerja, jadi Jangan lupa untuk menyusun rencana kariermu, ya!


Sisihkan budget kamu untuk mengikuti workshop, kursus bahasa atau keahlian lainnya agar pengetahuan, pengalaman, dan hasil kerjamu dapat meningkatkan kariermu. Jika kariermu naik, maka pendapatanmu juga naik.




7. Belajar dan Mulai Investasi

Kalau kamu berada di usia akhir 20an, biasanya target keuangan akan semakin kompleks. Untuk tujuan finansial yang nominalnya besar dan jangka panjang, kamu bisa coba mulai berinvestasi karena hanya menabung tidak akan cukup. Tapi ingat, pelajari dulu ya dan jangan asal pilih investasi dan sesuaikan dengan kebutuhan dan target kamu.


Ingat, perlindungan itu penting sebelum kamu memulai untuk berinvestasi. Pernah dengar kalau investasi itu harus pakai "uang dingin" (dana yang menganggur)?


Nah, nggak cuma itu. Kamu juga butuh perlindungan agar uang investasimu tetap "nyaman" di tempatnya. Dengan perlindungan dari FWD Insurance, kamu pun bisa #BebaskanlangkahBerani untuk kejar semua passion-mu tanpa perlu khawatir.


Kamu gak perlu was-was karena FWD punya solusinya dengan pilihan produk yang siap menemani liburanmu dengan rangkaian produk Asuransi kanker dari FWD Cancer Protection, Asuransi kesehatan syariah Asuransi Bebas Handal dan Asuransi jiwa berjangka Bebas Rencana.


Yuk kamu bisa langsung kunjungi website ifwd.co.id. Perlindungan FWD Insurance dahulu, investasi kemudian!


8. Menyiapkan DP Properti Pertama

Tidak ada salahnya bila kamu mulai menyiapkan DP (Down Payment) untuk properti pertama kamu di usia 20an. Kalau memang 5-10 tahun lagi kamu ingin memiliki rumah atau apartemen sendiri, DP tersebut akan membantu mengurangi jumlah cicilan bulanan dan durasi cicilan. Dan diusia yang masih tergolong memiliki kesempatan jangka waktu pencicilan kredit yang Panjang (dengan asumsi membeli property memanfaatkan fasilitas KPR subsidi atau Non Subsidi ), untuk sebuah property.


9. Mulai Menyiapkan Dana Pensiun

Selagi masih berusia 20an, justru kamu seharusnya mulai menyiapkan dana pensiun. Mengapa? karena menurut hitung-hitungannya, kalau memulai di usia 20an, uang yang kamu sisihkan untuk dana pensiun ini bisa lebih ringan hingga 70% daripada memulai pada usia 30an, dan tentu lebih besar lagi bila dimulai di usia 40an.


10. “Komitmen” dalam membangun Perencanaan Keuangan yang Tepat

Nah, semua Tips – tips sederhana diatas, tidak menjadi hal yang terealisasikan jika, tidak membangun Komitmen personal melalui Disiplin serta pencatatan yang baik pengeluaran dan pemasukan yang dimiliki, jangan sampai Besar pasak dari pada Tiang , yang berdampak Tujuan merencanakan keuangan sedari dini tidaklah terwujud.


Demikianlah financial checklist versi FWD. Jadi, jangan sia-siakan masa muda Kamu dan mulailah susun rencana keuangan jangka pendek, jangka menengah, dan rencana keuangan jangka panjang. Berbagai macam cara yang perlu dilakukan jika kamu ingin mandiri secara finansial di umur 20-an. Sebagai kesimpulan, kamu harus menentukan target dan apa saja yang wajib dilakukan, lalu gigih untuk mencapainya.


Itulah beberapa financial checklist yang dapat dipersiapkan jika kamu ada di usia 20an. Apakah kamu sudah memenuhi beberapa checklist di atas atau bahkan, sudah memenuhi semuanya? Jika belum, yuk mulai realisasikan. Tidak ada kata terlalu cepat untuk memiliki perencanaan keuangan yang baik!


Jumat, 10 September 2021

Beberapa waktu lalu rame di media sosial tentang orang-orang yang kesulitan mengelola keuangan, terlebih di masa pandemi.

Dulu di masa sebelum pandemi, orang-orang bisa menghabiskan gaji bulanannya tanpa mengatur pengeluaran dan pemasukan. Banyak yang mengeluhkan tentang gaji bulanan yang hanya bisa dinikmati selama beberapa hari saja.

Sebetulnya mengatur keuangan tidak hanya dilakukan di masa pandemi. Memang pandemi Covid-19 ini membuat kita menjadi harus memperhitungkan pemasukan dan pengeluaran dengan sangat jeli. Apalagi untuk beberapa orang yang selama pandemu mengalami penurunan gaji / penghasilan setiap bulannya. Mengatur keuangan sudah harus ditanamkan di diri kita, terlepas itu di masa pandemi atau tidak. 

Ngomongin tentang mengatur gaji bulanan, beberapa waktu yang lalu aku mendapatkan insight tentang bagaiman mengatur keuangan yang baik supaya gaji bulanan tetap aman hingga akhir bulan.




Menurut M. Kharisma selaku Co-Founder Sipundi.id, beberapa cara tersebut yaitu sebagai berikut :

1. Menggunakan metode 50-30-20 untuk mengelola gaji.
Metode 50/30/20 adalah salah satu metode budgeting yang bisa membantu kita mengelola gaji bulanan. Metode ini memaparkan masing-masing gaji dialokasikan sebesar 50% untuk keperluan, 30% untuk gaya hidup, dan 20% untuk tabungan jangka panjang. 

Dengan metode ini, kita bisa membagi secara ideal pengeluaran untuk keperluan sehari-hari sambil menabung. Di samping metode ini, konsistensi selalu menjadi kunci keberhasilan pengelolaan gaji. Pastikan metode ini tak hanya diterapkan pada bulan pertama, melainkan dipertahankan pada bulan-bulan berikutnya.

2. Membuat Anggaran Bulanan
Untuk mulai membuat anggaran bulana, kita bisa membuat daftar pengeluaran bulanan untuk kebutuhan menjadi dua bagian. Untuk kebutuhan primer seperti makan, ongkos bekerja, tagihan listrik, cicilan rumah, cicilan motor dan lain sebagainya.
Sedangkan untuk kebutuhan tersier, buatlah anggaran untuk shopping, traveling, hingga anggaran hangout dengan teman-teman atau rekan kerja.

3. Mengatur Pengeluaran
Pengeluaran menjadi hal yang tidak terelakkan dalam manajemen finansial. Kita harus memperhatikan pengeluaran yang selama ini telah kita lalukan. Cek apakah termasuk sehat atau tidak. Tanda keuangan sehat adalah jika pengeluaran tidak lebih besar dari pendapatan. 

Mengatur uang memang gampang-gampang susah. Semuanya tergantung diri sendiri. Ada banyak godaan setelah gajian saat ini. Apalagi di era belanja online dengan segudang promo seperti gratis ongkir, paylater, flash sale, cicilan 0% dan lain sebagainya.

Oiya, mengatur pengeluaran dengan baik bukan berarti kita tidak bisa menikmati hidup dengan gaji yang kita dapatkan. Kita tetap perlu dan wajib untuk menikmati hidup, namun semua itu tentu harus sesuai dengan kemampuan. Belilah barang yang kita butuhkan, namun jangan turuti semua keinginan hanya karena gengsi semata.

4. Memiliki Asuransi
Dengan asuransi, kita bisa memproteksi keadaan finansial saat hal-hal tak terduga terjadi. Kita tidak akan pernah tahu kejadian di masa depan, jika tiba-tiba mengalami sakit atau kecelakaan dan butuh uang dalam jumlah besar untuk berobat.

Ada beragam jenis asuransi. Asuransi yang paling penting untuk dimiliki antara lain asuransi kendaraan (asuransi mobil), asuransi perjalanan, asuransi rumah, asuransi kesehatan, hingga asuransi jiwa. Salah satunya, dengan perlindungan dari FWD.



Insurance yang kita miliki bisa #BebaskanlangkahBerani untuk mengejar passion tanpa perlu khawatir. Ini cocok banget untuk aku yang memiliki hobi yang terbilang ekstrem seperti mendaki gunung. Untuk asuransi ini kita bisa memilih mulai dari asuransi kesehatan, jiwa atau kecelakaan diri.

Saat ini pembelian produk Asuransi FWD Insurance berhadiah diskon langsung premi/kontribusi 30%, khusus untuk pembelian/kepesertaan produk asuransi: FWD Cancer Protection, Bebas Rencana, Asuransi Bebas Handal & Bebas Aksi (tidak termasuk Bebas Aksi Flash) di ifwd.co.id dan nomor undian #ProteksiOn Lucky Draw untuk setiap kelipatan Rp 100.000,00 dari premi/kontribusi yang dibayarkan pada saat periode program “Promo Flash Sale 9.9” tanggal 9 September – 10 September 2021.

Info lebih lanjut silahkan mengunjungi website ifwd.co.id.


5. Investasi
Setelah menyisihkan untuk tabungan dan gaji bulanan pada kebutuhan sehari-hari, namun masih ada kelebihan dana dari gaji tersebut. Kita sebaiknya menggunakan dana tersebut untuk investasi dengan mengikuti Asuransi, Reksa Dana, maupun membeli emas ataupun perhiasan dengan nilai jual tinggi.

Investasi ini berbeda dengan menabung, jika menabung, kita bisa mengambilnya setiap saat. Di Investasi, uang yang disimpan dalam bentuk lain dan tidak bisa diambil kapanpun sesuai keinginkan.

Cara ini ga hanya membuat uang diam di tempat, namun juga dapat menguntungkan kita di masa depan. Kita bisa menyiapkannya dengan mulai berinvestasi, Salah satunya melalui asuransi.

Yuk saatnya kita mengaktifkan FWD #ProteksiOn Lucky Draw! Siapkan perlindungan dengan beli produk asuransi FWD yang termasuk dalam program dari 26 Juli-31 Desember 2021 dan raih kesempatan menang Grand Prize Mobil Toyota Raize, Sepeda Brompton, iPhone 12 Pro, exclusive Workshop/Class with Expert serta hadiah menarik lainnya!

Selain mendapatkan asuransi, kita berhak mendapatkan 1 nomor undian untuk nasabah baru dan 2 nomor undian untuk nasabah existing di setiap Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah) premi/kontribusi yang dibayarkan (berlaku kelipatan), selama periode kegiatan 26 Juli - 31 Desember 2021. 

Pilih produk asuransi dari FWD Insurance sesuai kebutuhan melalui jalur Keagenan: FWD Critical Armor, Asuransi Bebas Rencana Optimal, FWD Legacy Protection dan Asuransi Bebas Handal. Cari tahu syarat & ketentuan program di sini https://www.fwd.co.id/proteksion.

Sebanyak apapun uang yang kita miliki, gak akan membuat kaya apabila kita gak menerapkan prinsip hidup bersyukur dan bijak mengelola uang.

Kebiasaan baik mengelola uang gajian ini adalah hal yang harus kita miliki. Jika ingin memiliki masa depan dengan keuangan yang sehat dan lebih baik dari kehidupan saat ini, yyk mulai bijak atur uang untuk masa depan!

Kamis, 09 September 2021

 Mengatur dan mengelola keuangan memang menjadi suatu keharusan jika ingin memiliki finansial yang sehat. Mempunyai literasi finansial yang baik bisa menyelamatkan kita dari krisis finansial, terlebih di era sekarang dimana rasanya semakin banyak pengeluaran setiap bulannya.


Yang dulu ga ada pengeluaran internet, sekarang pulsa dan kuota internet menjadi pengeluaran rutin. Yang dulu ga ada budget untuk biaya masker dan prokes support lainnya seperti hand sanitizer hingga biaya tes PCR, sekarang mau ga mau kita harus menyediakan budget untuk keperluan tersebut.


Semenjak menjadi seorang freelancer, aku harus mengelola keuangan dengan baik supaya pemasukan dan pengeluaran tetap stabil. Aku harus cermat dan teliti terhadap pemasukan dan pengeluaran setiap bulan karena pendapatan setiap bulan ga menentu. Bulan ini pemasukan di atas rata-rata, bulan depan bisa saja di bawah rata-rata.


Ditambah lagi hobi aku yang suka traveling dan melakukan berbagai aktivitas ekstrim seperti lari, mendaki gunung, dan wall climbing dimana hobi ini rentan sekali dengan cedera dan kecelakaan. Pasti besar sekali biaya yang harus dikeluarkan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dan berobat menggunakan biaya sendiri.



Selain karena aktivitas ekstrim yang aku lakukan, pandemi ini juga menjadi alasan kuat pentingnya memiliki asuransi. Nulis ini jadi inget dengan moment di awal-awal pandemi yang menjadi perjalanan cukup sulit buatku huhu, dimana yang sebelumnya dipenuhi berbagai aktivitas tiba-tiba banyak pekerjaan di stop mendadak. Beberapa pekerjaan memang masih bisa dilakukan dari rumah, tetapi tidak sedikit pekerjaan yang harus rela dilepaskan karena kondisi gak memungkinkan.


Disini aku ngerasain banget pentingnya memiliki literasi finansial dan menerapkannya di keuangan sehari-hari seperti memiliki dana darurat setidaknya 3 bulan untuk single dan setidaknya 6 bulan untuk yang sudah berkeluarga. Dana darurat inilah yang sangat membantu saat masa sulit di awal-awal pandemi.


Banyak hal-hal yang sebelum pandemi kadang ga kita prioritasin, ternyata di masa pandemi hal-hal tersebut menjadi sangat penting. Selain pentingnya memiliki dana darurat, hal penting lainnya yang sering kita abaikan yaitu memiliki asuransi.


Saat kesehatan kita terganggu, apalagi di masa pandemi ini dimana rentan banget untuk kita terkena sakit, kita akan merasakan bahwa asuransi menjadi pondasi penting. Disaat kita sakit, asuransi akan menyelamatkan keuangan kita dengan proteksi yang disediakan oleh asuransi.


Produk asuransi akan memberikan perlindungan terhadap tabungan dan investasi yang kita miliki saat terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan atau sakit.



#ProteksiOn Lucky Draw by FWD Insurance


Pada Akhir Juli kemarin, aku mengikuti FWD Insurance merayakan hari jadinya yang ke-29 di Indonesia dengan meluncurkan kampanye undian berhadiah yang bertajuk #ProteksiOn Lucky Draw.


Kampanye ini mengajak kita untuk mengaktifkan perlindungan asuransi dengan FWD Insurance, sehingga kita bisa menjalani hidup penuh dengan passion yang selalu On, karena memahami bahwa FWD Insurance hadir mendukungmu.


Yuk ikutan!!! Program ini memberikan kemudahan kepada nasabah untuk berpartisipasi mengikuti  undian berhadiah #ProteksiOn Lucky Draw loh! 


Kamu juga berpeluang untuk memenangkan berbagai hadiah spektakuler untuk mendukung passionmu seperti mobil Toyota Raize,  sepeda Brompton, iPhone 12 Pro Max, iPad dan paket liburan serta kesempatan bertukar pengalaman seputar passion bareng ahlinya.





Siapapun bisa membeli produk asuransi dari FWD dan memenangkan hadiahnya! Beli produk asuransi FWD Insurance yang sesuai kebutuhanmu melalui jalur keagenan, kemitraan (Bancassurance) atau eCommerce (ifwd.co.id).


Berikut produk asuransi yang masuk dalam program ini:

  1. Keagenan: FWD Critical Armor, Asuransi Bebas Rencana Optimal, FWD Legacy Protection dan Asuransi Bebas Handal

  2. Kemitraan (Bancassurance): FWD Multiple Protection, Asuransi Bebas Handal dan FWD Critical MultiSafe

  3. eCommerce (ifwd.co.id): Asuransi Bebas Handal, FWD Cancer Protection, Bebas Rencana dan Bebas Aksi


Pilih produk asuransi dari FWD Insurance yang sesuai dengan kebutuhanmu, Kamu dapat mencari tahu lebih lanjut tentang infromasi program ini melalui https://www.fwd.co.id/proteksion 

Senin, 02 Agustus 2021

Ga terasa pandemi sekarang sudah memasuki gelombang kedua Covid-19. Mau tidak mau kita harus kembali menahan diri untuk melakukan banyak kegiatan di luar rumah. Jika sebelum pandemi kita terbiasa bertatap muka secara langsung dengan banyak orang dan bisa bepergian sesuka hati, sekarang kita dianjurkan untuk tetap di rumah saja hingga waktu yang belum diketahui kapan selesainya. 


Kelamaan di rumah ternyata jenuh juga yaaa! apalagi dengan aktifitas yang gitu-gitu aja. Rasanya udah bosan banget dan pengen bebas beraktifitas di luar tanpa menggunakan masker. Tapi karena tau situasi di luar enggak aman karena rentan tertular Covid-19, akhirnya aku mutusin untuk tetap stay di rumah dan melakukan kegiatan-kegiatan positif dan menyenangkan untuk mengurangi bosan.


Selama pandemi ada berbagai rutinitas baru yang muncul, seperti bercocok tanam, menulis, mencoba resep-resep makanan, dan menonton film.


Mengubah Hobi Menjadi Cuan

Siapa yang memimpikan untuk memiliki hobi yang dibayar? Aku termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang bermimpi seperti itu. Aku memiliki hobi traveling, khususnya mendaki gunung atau traveling bernuansa alam.


Dari berbagai perjalanan, aku biasanya membagikan pengalamanku di sosial media instagram dan menuliskan secara lengkap perjalananku di blog. Dari yang awalnya menulis karena hobi, aku sekarang bersyukur banget karena hobi aku menjadi jembatan untuk menambah keran rejeki.



Di Blogger Gathering FWD Anniversary 29th #ProteksiOn, aku mendapatkan suntikan semangat dari seorang penulis terkenal dari buku-buku yang berjudul Supernova, Filosofi Kopi, Perahu Kertas, dll. Siapa yang tidak kenal dengan Dee Lestari yang buku-bukunya fenomenal di pasaran.


Di masa pandemi ini, Dee Lestari tetap konsisten dengan berbagai aktivitas yang ia jalani. Meskipun kerja dari rumah, ia tetap menerapkan jam kerja disiplin layaknya pekerja kantoran.


Bahkan di masa pandemi ini Dee Lestari berhasil menyelesaikan beberapa karya, dimana hal ini jauh berbeda dengan sebelumnya saat ia butuh bertahun-tahun untuk menyelesaikan 1 karya. Selain menulis, Dee Lestari juga bahkan mengajar di kelas menulis loh!! keren banget yaaa!



Selain Dee Lestari, suntikan semangat di Blogger Gathering FWD Anniversary 29th #ProteksiOn ini yaitu Mario Iroth, seorang Traveler sekaligus Video Kreator yang  memiliki hobi mengajak motornya mengelilingi 5 benua. Siapa sangka jika hobinya ini bisa menjadi sumber income.


Mario Iroth keliling dunia ga begitu saja. Sebelumnya ia bekerja di industri pariwisata di Bali dan traveling di sela-sela pekerjaannya. Ia bekerja keras menabung selama bekerja di industri tersebut sebelum akhirnya memutuskan menjadi traveler bermotor.


Kemudian ia memberanikan diri keluar dari zona nyaman dengan resign kerja, dan berpetualang mengeksplor Bali. Berawal dari Bali, ia akhirnya mencoba mengendarai motornya ke berbagai pulau di luar bali. Sekarang Mario Iroth sedang keliling dunia dengan motornya dan mendapatkan cuan dari passionnya tersebut.



Lindungi Diri di Masa Pandemi dengan Asuransi 

Penulis Dee Lestari dan Traveler Mario Iroth merupakan contoh orang-orang yang fokus pada passionnya dan mendapatkan cuan dari passion. Kita juga bisa jika kita mau bekerja keras mengubah hobi menjadi passion.


Apalagi disaat masa pandemi ini keuangan menjadi sulit, mencari penghasilan tambahan dengan menjadikan hobi sebagai sumber cuan bisa menyelamatkan keuangan kita. Selain itu kita juga penting untuk memiliki asuransi supaya keuangan kita tidak terganggu saat kita terkena sakit yang mengharuskan mengeluarkan banyak uang.



Setiap hari angka pasien Covid terus bertambah. Selain Covid-19, faktor penyakit lain juga bisa saja datang kapan saja tanpa pandang usia. Saat sakit, biaya perawatan, pengobatan, operasi, rawat inap itu pasti sangat mahal. Apalagi sekarang apa-apa mesti swab dulu untuk memastikan terkena Covid-19 atau tidak. Test swab aja udah lumayan menguras kantong. Disinilah asuransi memiliki peran penting untuk menjaga stabilitas finansial di saat sakit.


FWF mengajak orang-orang untuk menekuni passionnya namun tetap terlindungi dari ketidakpastian dengan #ProteksiOn. Dalam rangka anniversary ke-29, FWD mengajak masyarakat Indonesia untuk mengaktifkan perlindungan asuransi dengan FWD Insurance, sehingga bisa menjalani hidup penuh dengan passion yang selalu On. 


Melalui program tersebut, nasabah dapat kesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah seperti paket liburan ke Bali, sepeda eksklusif hingga mobil dengan. membeli salah satu atau lebih dari 9 (sembilan) produk asuransi proteksi dari FWD Insurance yang khusus ditawarkan*. Dapatkan 1 hingga 2 nomor undian per Rp 100.000 (seratus ribu Rupiah) premi/kontribusi yang dibayarkan (berlaku kelipatan), selama periode kegiatan 26 Juli - 31 Desember 2021**.


Setelah penggabungan FWD Insurance, yang. sebelumnya bernama PT Commonwealth Life, dan PT FWD Life Indonesia pada 1 Desember 2020, FWD Insurance telah hadir di 20 kota untuk melindungi jutaan nasabah di seluruh Indonesia.


FWD Insurance menawarkan rangkaian produk perlindungan, meliputi penyakit kritis, asuransi jiwa, Kesehatan dan dilengkapi dengan manfaat tambahan COVID-19, termasuk manfaat isolasi mandiri pada tahun 2021.


Semua dapat diakses dengan mudah oleh nasabah melalui berbagai jalur distribusi, mulai dari keagenan, mitra bank (bancassurance), website eCommerce ifwd.co.id, serta melalui aplikasi one stop solution dari FWD Insurance, yaitu FWD MAX.


Direktur Utama FWD Insurance Anantharaman Sridharan mengatakan, "Memulai perjalanan kami menuju 30 tahun melindungi Indonesia, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi dengan menjadikan asuransi lebih mudah dipahami, mudah dibeli, dan mudah dalam klaim.


Rangkaian penawaran proteksi yang kami miliki menunjukkan prioritas kami yang selalu mengutamakan nasabah dalam segala hal yang kami lakukan. Kami berharap kampanye #ProteksiOn Lucky Draw ini dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin sadar pentingnya asuransi, meningkatkan tingkat literasi keuangan mereka sehingga lebih banyak lagi orang dapat terlindungi.”


Untuk informasi lebih lanjut tentang FWD Insurance, dapat mengujungi www.ifwd.co.id  dan www.fwd.co.id.







Follow Kal di @kalenaefris