Kamis, 27 Januari 2022

Bagi sebagian orang, memasak memang hal yang mudah. Apalagi untuk mereka yang memang suka memasak, memiliki kemampuan memasak yang baik, dan mengenal begitu banyak bumbu dapur & rempah-rempah. Namun ada juga yang terkendala karena enggak bisa memasak dan memiliki mobilitas yang tinggi dan enggak bisa lama-lama di dapur. 



Kuah kari merupakan salah satu hidangan favorit masyarakat Indonesia yang dipadukan dengan berbagai menu masakan seperti kari ayam, kari kambing, bihun kari ayam, dll. Sayangnya gak sedikit orang yang enggak bisa memasak kari. Ada juga yang bisa memasak kari tetapi enggak punya cukup waktu untuk membuatnya.


Untungnya di zaman yang serba praktis, kita bisa membuat olahan kari tanpa ribet dan tanpa membutuhkan waktu yang lama dengan menggunakan House Kari ala Jepang.



Membuat Kuah Kari yang Praktis

Beberapa waktu yang lalu, Tanggal 22 Januari 2022 aku dan beberapa rekan blogger menghadiri kegiatan PT House And Vox Indonesia, yaitu perkenalan bumbu kari jepang serbaguna, House Kari ala Jepang.


Kegiatan yang bertempat di Almond Zucchini Cooking Studio, Jakarta Selatan ini mengusung tema “House of Heritage”. Menariknya lagi di kegiatan kali ini juga ada demo masak yang dipandu oleh professional chef Theodorus Setyo.

  


House Kari ala Jepang adalah bumbu kari blok atau biasa disebut “Kari Roux (dibaca : Kari Roo) ini memiliki keistimewaan yaitu mudah untuk digunakan dalam memasak sehari-hari. Oiya, House Kari ala Jepang merupakan Kari Jepang Roux Pertama di Indonesia dengan sertifikasi Halal MUI sejak tahun 2016 lohh!


Bumbu saus padat ini sudah memiliki rasa gurih, sudah memiliki cita rasa kari yang enak dan mild, dan tektur kuah kental yang dihasilkan tidak mengandung santan. Kita tidak perlu menambahkan garam atau penyedap rasa lainnya pada kari ini dan dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.


Tetsufumi Koda, Direktur PT House And Vox Indonesia mengatakan “House Foods telah mengubah budaya makanan secara revolusioner dengan berbagai cara sejak lahirnya menu kari di Jepang. House Foods adalah perusahaan produsen makanan ternama yang menguasai pangsa pasar penjualan Kari Jepang di Jepang hingga akhirnya House Foods menghadirkan kari jepang halal ke Indonesia pada tahun 2016 melalui PT House & Vox Indonesia. Saya berharap masyarakat Indonesia dapat menikmati keragaman makanan dengan produk kami”.




Kemasan House Kari Ala Jepang

Mobilitas yang tinggi memang memiliki risiko tersendiri, apalagi di zaman sekarang semakin banyak perempuan yang sebelumnya lebih sering di dapur, sekarang ikut andil dalam mencari nafkah keluarga. Meski begitu, kita tetap bisa memasak dengan menggunakan bahan yang praktis namun tetap berkualitas, seperti House Kari Ala Jepang.


House Kari ala Jepang yang tersedia dalam kemasan 935g dan 300g ini tidak hanya di pasarkan di Indonesia, namun juga menyebar ke beberapa negara tetangga seperti Singapore, Malaysia, Brunei & Dubai.


Siapa sangka jika yang awalnya target pasar untuk produk ini hanya mengarah ke Horeca (Hotel, Resto & Cafe) dengan kemasan 935g yang dapat disajikan untuk 50 porsi, namun pada tahun 2020, kemasan 300g sudah hadir di retail dan dapat ditemukan di berbagai Supermarket atau E-Commerce Indonesia. Info lebih lanjut terkait House Kari ala Jepang bisa kunjungi instagram officialnya di @dapurkarialajepang ya! 


Senin, 24 Januari 2022

Siapa sih yang gak mau jalan-jalan tanpa harus ngeluarin duit banyak? Kali ini kamu gak perlu bayar mahal agar bisa liburan ke mana-mana. Tentunya dengan tips traveling yang hemat berikut ini.



Pernah denger cerita dari backpacker? Gimana bisa dengan budget minim mereka dapat berkeliling ke tempat-tempat yang seharusnya menghabiskan uang banyak. Kalau Kamu ingin mencobanya, ikuti panduan cara traveling murah di bawah ini.


1. Riset Tujuan Traveling

Terserah Kamu mau kemana traveling kali ini, yang terpenting Kamu harus tahu apa aja yang ada di sana dan bagaimana untuk bisa sampai di tempat itu.

Riset ini bagian dari penentuan rencana traveling yang terukur. Jadi, jangan asal-asalan. Hal-hal yang perlu Kamu tahu sebelum berangkat meliputi barang bawaan, budget, waktu, lokasi, tranportasi, akomodasi, dan channel.

Tapi kalau Kamu pakai jasa travel atau paket liburan murah, mungkin riset anggaran selama traveling saja sudah cukup.


2. Cari Promo Tiket / Travel

Namanya juga pengen yang murah, jadi kesempatan promo diskon jangan sampai ketinggalan. Coba cari informasi tiket pesawat, kereta, atau kapal yang sedang ada promo. Kamu bisa membidiknya sejak jauh-jauh hari sebelum berangkat.

Tapi, usahakan jangan traveling ketika masa liburan. Sudah pasti bukan hanya tiket yang mahal, tapi tarif di lokasi trip juga bakal naik.

Gak hanya tiket transportasi, Kamu juga bisa cari kesempatan buat ikutan event-event travel yang biasa diselenggarakan oleh maskapai, hotel, biro, atau lainnya.


3. Traveling Rame-rame

Kebayang kan kalau solusi traveling murah itu salah satunya ajakin banyak orang. Mau pacar, teman, keluarga, atau komunitas, terserah! Kamu juga bisa ikut program open trip kalau mau traveling murah sambil ketemu banyak teman baru. Program ini bisa kamu searching di sosmed atau internet. Biasanya banyak yang nawarin ketika jelang liburan.

Kalau sulit nyari program tersebut, Kamu bisa membuat agenda serupa dengan teman-teman komunitas Kamu. Itung-itung sebagai bahan untuk membuat kenang-kenangan bersama.


4. Menginap di Homestay

Mau traveling yang survive jangan terpaku sama fasilitas mewah. Homestay adalah pilihan akomodasi yang hemat daripada Kamu nginap di hotel, wisma, atau sejenisnya. Bisa jadi pemilik homestay akan ngasih keringanan buat Kamu. Lumayan kan!


5. Menggunakan Rental Jika Memiliki Destinasi yang Banyak

Di tempat-tempat traveling, rental mobil dan motor cenderung lebih banyak dibanding daerah lainnya. Untuk destinasi yang bisa dijangkau oleh transportasi umum, menggunakan transportasi umum bisa menjadi opsi karena lebih murah.


Tetapi jika lokasi yang didatangi ada banyak dan jaraknya berjauhan, merental mobil atau motor bisa menjadi opsi. Kamu bisa ajak teman supaya bisa patungan dan biaya rental jadi lebih murah.


Seperti beberapa waktu lalu saat aku ke Jogja dan merental motor seharga 75.000 dan mengisi bensin 20.000. Karena berdua jadi kami patungan hanya 42.500/orang untuk keliling Jogja dan pinggiran Jogja.


6. Manfaatkan Fasilitas Umum

Gak usah gengsi! Lazimnya kalau traveler itu mereka yang bisa manfaatin apa yang ada disekitarnya semaksimal mungkin, sekalipun latar belakang mereka sebenarnya mampu lebih baik. Kamu bisa cari masjid untuk istirahat, angkringan untuk ngopi dan wifian, atau warung untuk makan dan charger HP.


7. Cari Channel di Area Traveling

Kalau Kamu punya kenalan di lokasi tujuanmu, itu bagus! Sebab Kamu bisa cari informasi lengkap yang bisa bantu Kamu selama traveling. Atau paling tidak Kamu punya channel traveler yang pernah ke lokasi yang sama. Dengan begitu Kamu bisa tanya banyak hal, seperti tempat penginapan murah, transportasi lokal, titik-titik yang menarik untuk dikunjungi, dan lainnya.


Bisa keliling ke berbagai destinasi wisata favorit bukan tidak mungkin bisa kita jangkau dengan budget murah. Asal, Kamu bersedia traveling dengan cara yang sederhana dan gak muluk-muluk. Intinya Kamu harus pandai menyusun rencana traveling atau tour murah.






Senin, 17 Januari 2022

Setelah lama vakum menonton film di bioskop, akhirnya first time nonton lagi di bioskop di tahun ini. Film pembuka Tahun 2022 yang aku tonton kali ini yaitu Merindu Cahaya De Amstel, sebuah film yang diangkat berdasarkan kisah nyata yang dinovelkan oleh penulis Arumi E lalu dikemas secara menarik dan menjadi tontonan yang layak untuk ditunggu.


Senang karena pada kali ini aku berkesempatan menghadiri undangan di CGV Grand Indonesia untuk lebih dulu menonton film Merindu Cahaya De Amstel dan bisa berjumpa secara langsung dengan pemeran film, sutradara, dan penulis, dan pemeran pendukung lainnya.




Film yang semula merupakan sebuah karya novel ini mampu dihadirkan ke dalam bentuk karya audio visual berkat kolaborasi yang terjalin antara MAXstream dengan rumah produksi Unlimited Production.


Film ini diawali dengan Nicholaas Van Dijk (Bryan Domani), seorang mahasiswa arsitektur yang berprofesi sebagai fotografer di sela kuliahnya. Suatu hari saat sedang memotret secara acak, kameranya tanpa sengaja mengabadikan sosok Khadijah, seorang gadis Belanda yang berhijab.


Siapa sangka jika memotret gadis tersebut secara tidak sengaja justru menjadi awal pertemuan dan perkenalan mereka.


Disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, film bergenre drama romansa ini berkisah tentang cinta segitiga yang dialami oleh Khadijah Venhoveen (Amanda Rawles), seorang mualaf yang tinggal di Amsterdam dengan Mala (Rachel Amanda) dan Nicolaas Van Dijk (Bryan Domani).


Enggak hanya mengisahkan sisi romansa Khadijah, film ini juga mengisahkan cerita perjuangan Khadijah sebelum menemukan Islam. Film ini juga mengangkat tentang kisah persahabatan dan kekeluargaan. Film ini juga dibintangi oleh Maudy Koesnaedi, Ridwan Remin, Oki Setiana Dewi, dan Rita Nurmaliza.


Melalui film ini, sutradara dan penulis ingin menyampaikan bahwa takdir itu ada. Tidak ada yang kebetulan dari setiap pertemuan dengan seseorang. Setiap kisah pasti diawali dengan pertemuan, dan banyak hikmah yang bisa diambil di dalamnya.



Menariknya lagi film ini dibuat di luar negeri. Amsterdam menjadi latar setiap adegan di film ini. Aktifitasnya juga mengikuti kebiasaan masyarakat Amsterdam seperti bersepeda setiap bepergian. Selain membuatku terpesona dengan jalam cerita film, keindahan landscape dan keunikan kota Amsterdam membuatku ingin suatu saat kesana.


Dalam sebuah film, rasanya kurang lengkap jika tanpa soundtrack pendukung. Di film Merindu Cahaya De Amstel ini, lagu berjudul Tabu yang dinyanyikan oleh Brisia Jodi sukses membuat film ini semakin menarik. Ditambah lagi lirik yang diciptakan oleh Melly Goeslaw sesuai banget dengan alur di filmnya.


Film ini layak ditonton karena mengangkat cerita yang menarik dan jarang diangkat. Jika kebanyakan film tanah air mengangkat kisah percintaan, film ini lebih dari itu. Ada banyak hikmah yang bisa kita ambil setelah menonton film ini. 

Teman-teman sudah bisa menonton film ini di bioskop-bioskop terdekat mulai Tanggal 20 Januari 2021. Jangan lupa ajak teman dan keluarga ya biar menontonnya makin seru! 







Follow Kal di @kalenaefris